Translate

Quotes

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
(Pramoedya Ananta Toer)

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Mei 2012

Resensi Novel: To Kill A Mockingbird




Judul Terjemahan: To Kill A Mockingbird
Penulis: Harper Lee, 1960
Penerbit: Qanita
Cetakan: Ketujuh, Agustus 2009
Tebal: 540 halaman
Novel pertama dan satu-satunya, karya Nelle Harper Lee (1926-…) ini mengisahkan tentang bagaimana prasangka tidak hanya merugikan namun sekaligus berbahaya. Tidak pernah ada kebenaran dalam prasangka. Jikapun ada, kebenaran dalam prasangka sangatlah rapuh. Dalam cerita ini Harper Lee menyimpulkan lewat salah satu narasinya:
“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya… hingga kau meyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.”
Novel ini berkisah tentang kehidupan keluarga Atticus Finch, seorang pengacara lokal di Maycomb County. Atticus yang duda memiliki putra-putri, Jem Finch (Jem) dan Jean Louise Finch (Scout). Mereka bertiga ditambah pembantu, seorang Afro-Amerika bernama Calpurnia, tinggal di pemukiman tua di pinggiran Alabama, Amerika Serikat.
Keluarga Atticus Finch adalah kehidupan tipikal keluarga Amerika pada masa resesi Amerika di tahun 1930-an. Masa yang dikenal sebagai Great Depression tersebut digambarkan menjadi keadaan yang serba berkecukupan di Maycomb County, permukiman tempat tinggal Atticus sekeluarga.
Atticus ayah bijak yang terlampau menyayangi kedua anaknya, adalah seorang egaliter sejati. Sebagai pengacara, dia tidak pernah membeda-bedakan kasus yang akan dibelanya. Sebagai ayah, dia tidak pernah mendidik anak-anaknya dengan keberpihakan.
Jem adalah anak laki yang beranjak remaja. Meskipun sering usil Jem selalu berusaha melindungi adiknya, Scout Finch. Jem berusaha menjadi pria sesungguhnya dengan mencoba bersikap dewasa. Bagi Scout, kenyataan bahwa Jem mulai terlihat seperti ayahnya, adalah hal yang menyebalkan. Namun begitu, Jem tetap menjadi teman bermain sekaligus tempat mengadu bagi Scout.
Scout Finch gadis cilik yang selalu ingin tahu. Bocah cerdas dan kritis yang selalu bermaja-manja di hadapan Atticus, ayahnya. Selalu terlihat tomboy di lingkungan bermainnya. Scout tidak pernah ragu untuk bertanya ini itu kepada siapapun yang ditemuinya. Juga, dia tidak ragu untuk melakukan kekerasan ketika tersudut. Atticus dan Calpurnia sering memarahi Scout akibat ulahnya.
Jem dan Scout selalu mendapat kesenangan baru pada musim panas, karena ada tokoh seperti Dill Harris, bocah jenius sahabat Jem dan Scout. Suatu saat Dill mengusulkan untuk menyelidiki seorang Arthur ‘Boo’ Radley, tetangga yang terlihat misterius di mata kanak-kanak mereka. Dill merasa perlu untuk memancing Boo Radley keluar rumah. Terlebih, Boo adalah pemuda yang jarang sekali terlihat bersosialisasi. Namun dalam kemisteriusannya Boo Radley sesungguhnya sedang ‘bermain-main’ dengan Jem, Scout, dan Dill.
Namun, sejak Atticus memutuskan untuk menjadi pengacara bagi seorang kulit hitam dalam sebuah kasus, kehidupan keluarga kecil ini berubah. Kenapa? Perlu diingat, 1930-an adalah masa dimana Amerika diselimuti racial segregation, rasisme kulit putih terhadap kulit hitam. Segala aspek kehidupan mulai dari pelayanan masyarakat hingga fasilitas angkutan umum, dibedakan peruntukkannya berdasar warna kulit. Jangan tanya tentang masalah hukum. Pada masa itu hukum yang paling pantas bagi orang kulit hitam adalah hukum gantung, meski tanpa peradilan.
Atticus ditunjuk oleh pengadilan untuk membela seorang Afro-Amerika, Tom Robinson yang dituduh memperkosa seorang wanita kulit putih. Atticus yang kulit putih ‘cari penyakit’ dengan menyetujui membela seorang negro.
Adalah Scout yang terkaget-kaget melihat kenyataan bahwa ternyata kehidupan orang dewasa tidak melulu hitam-putih, baik-buruk. Scout belajar banyak hal tentang kehidupan di luar dunianya. Untuk kali pertama Scout menyadari ternyata ada kenyataan lain yang bernama kompromi. Ada kenyataan lain yang berada di wilayah kelabu, grey area.
Tentang To Kill a Mockingbird
Novel ini bisa dikatakan memoar; kenangan masa kecil Harper Lee yang dia ceritakan ulang. Walaupun penulisnya menyangkal, tapi tidak bisa dinafikan bahwa Jean Louise Finch alias Scout Finch tidak jauh dari gambaran masa kecil Harper Lee. Bukan kebetulan jika ayah Harper Lee, Amasa Coleman Lee, memang seorang pengacara sungguhan yang menjadi dasar bagi karakter Atticus Finch. Amasa Lee sebagai pengacara, juga pernah membela orang Afro-Amerika dalam sebuah kasus pembunuhan.
Frances Cunningham Finch, mendiang ibunda Harper Lee menjadi dasar penamaan tokoh-tokoh utama: Atticus, Jem, dan Scout bernama belakang Finch. Belum lagi latar cerita yang bertempat di Maycomb County, yang tidak lain adalah lingkungan masa kecil Harper Lee di Montgomery, Alabama. Dan konon, Dill Harris adalah dua karakter yang menggambarkan satu sosok: Truman Capote muda, (yang kelak menjadi) penulis yang juga merupakan teman masa kecil Harper Lee.
Alur cerita terasa lambat di awal bab. Bab-bab permulaan yang dimanfaatkan Harper Lee untuk memperkenalkan satu per satu tokohnya, pasti sangat menjemukan kalau saja tidak dituliskan sebagai narasi seorang bocah yang serba mengejutkan. Selalu saja ada hal yang menggemaskan saat mendengar Scout Finch bercerita, membayangkan, bertanya, atau bercakap tentang sesuatu.
Karakter Scout memang dibuat sedemikian cerdas dan kritis. Namun redaksi yang digunakan untuk menuliskan narasi Scout terdengar terlalu dewasa untuk seorang anak sekolah dasar. Jika harus selalu ada kekurangan dalam sebuah karya literasi, mungkin inilah satu-satunya kekurangan karya Harper Lee.
Kekuatan novel ini terletak di penokohan dan narasi. Harper Lee menciptakan tokoh-tokoh yang terbilang banyak, namun dengan fasih menceritakan karakter masing-masing tokoh lewat sudut pandang seorang bocah, Scout Finch. Karakter-karakter yang tercipta sedemikian nyatanya, karena merupakan gambaran dari lingkungan terdekat sang penulis.
Sang narator, Scout Finch dengan leluasa bercerita tentang segala sesuatu—yang dia lihat, dengar, dan rasakan—secara jujur: bercerita tanpa motif tertentu, tanpa kemunafikkan, kepalsuan, atau kebohongan. Scout Finch, karakter utama novel ini menjadi pisau tajam bagi Harper Lee untuk mengupas karakter-karakter lainnya.
Pemaparan deskriptif dalam sudut pandang khas anak kecil membuat cerita yang sebenarnya bertemakan masalah sosial yang cukup berat menjadi terlampau cantik. Harper Lee sukses mengangkat tema rasisme dalam narasi yang unik dan menarik. Sering terdengar kocak dan lebih sering mengharukan. Saya rasa, tokoh aku-lah yang ‘berjasa’ untuk itu. That’s you Scout Finch!
Mockingbird sebagai frasa di judul novel, menjadi simbol tentang innocence. Analogi bagi seorang yang tidak merugikan, tidak mengganggu orang lain. Persis seperti mockingbird sejenis murai yang hanya bersiul dan bernyanyi tanpa mengganggu ketentraman lingkungan. Membunuh mockingbird (to Kill a Mockingbird) adalah membunuh kebenaran. Dalam berbagai resensi, ada dua tokoh yang dianalogikan sebagai mockingbird, Tom Robinson dan Boo Radley. Tentang mengapa dan bagaimana kaitan analogi tersebut, pembaca sendirilah yang akan memahami.
Secara keseluruhan, saya kagum dengan ketelitian Harper Lee untuk menjaga kontinuitas dan relevansi antara judul, tema, dan gaya tutur cerita dalam novel ini. To Kill a Mockingbird, novel tentang kasih sayang dan prasangka, begitulah yang tertulis di muka buku. Cerita tigapuluhsatu bab dengan banyak kejutan, namun lebih banyak lagi perenungan.
Khusus untuk novel To Kill a Mockingbird edisi terjemahan terbitan Qanita (2009), saya mengangkat topi untuk penerjemah, Femmy Syahrani. Terjemahannya nikmat dibaca, mengalir, dan diksi yang mudah dipahami ketika itu menggambarkan ekspresi tokoh. Juga untuk penyunting dan proofreader, Berliani Mantili Nugrahani dan Emi Kusmiati. Kalau tidak salah ingat, saya hanya menemukan tujuh bentuk salah kata. Well done.
To Kill a Mockingbird memenangi penghargaan Pulitzer pada 1961. Karya besar Harper Lee ini juga pernah diangkat ke layar perak dengan judul yang sama, pada 1962 film ini memenangi piala Oscar. Kecuali itu, novel ini mendapat ‘penghargaan’ non formal sebagai “every adult should read before they die” melebihi Bible di Inggris. Sayang karya klasik ini adalah satu-satunya buah pena penulisnya.
Fakta bahwa Harper Lee tidak menulis cerita lain, sempat mengundang kabar burung: penulis novel ini tidak lain adalah Truman Capote, atas nama Harper Lee. Namun Capote membantahnya pada 2006. Ah, kejamnya prasangka!
Nah, pengen baca kan???? Penulis sudah punyta loh novelnya. Setau saya, cetakan terbaru tersedia di Gramedia dan Toga Mas. Yang paling bagus, buku ini masuk deretan buku terlaris loh. Artinya, rekomendasi banget bagi kalian. Harganya gimana? Lumayan lah buat kantong pelajar.
Oleh: Jef Kenzie (Jefri Setyawan XI IS 4)

Senin, 30 April 2012

Resensi ...Segalanya Bagiku


Terbit: Januari 2012
Tebal: 198 halaman
Harga: Rp. 31.000,00
Penulis:Jazim Naira Chand dkk,
Kategori: Motivasi dan Pengembangan Diri
ISBN: 978-602-9420-03-6


...Segalanya bagiku. Seperti sekuntum yang terpaut pada setangkai kembang. Seperti awan yang tak pernah lekang menggandeng langit. Ya, seperti itulah karya dwilogi Jazim Naira Chand. Kesuksesan pertama buku Ibuku adalah... lalu kemudian disusul buku ...Segalanya Bagiku menempati pangsa  pasar favorit Leutika. Sebuah kisah antologi kisah kasih ibu yang dikemas dengan gaya cerita berbeda kebanyakan buku tentang Ibu.
Terdiri dari 30 antolgi tentang ibu. Banyak nama-nama penulis yang sudah tak asing terdengar. Sebut saja Sinta Yudisia, sempat menjadi pemilik best seller beberapa novel dan pemilik puluhan novel yang menghiasi katalog toko buku Nasional. Jazim Naira Chand berhasil membuat sebuah buku bernilai plus dengan menggandeng beberapa novelis dan cerpenis hingga seorang biomotivator profesional. Lepas dari nama-nama beken yang menempel dibuku keduanya, sajian yang begitu asik sudah terlihat dari cover. Mengusung tema seorang ibu, wajah seorang ibu juga menghiasi cover depan dengan background kuning.

...Segalanya bagiku sebuah karya sederhana, dengan tema sederhana, namun syarat akan kesederhanaan hidup. Memetik cerita dari salah satu penulis didalamnya. Seorang ibu mempunyai pembawaan sederhana, mampu mengucap inilah aku, ya beginilah keadaanku. Sebuah pengucapan yang jarang terjadi pada ibu-ibu era modern saat ini. Selain kelebihan dari berbagai buku yang sudah disebutkan, sebuah kekurangan hadir selalu dalam sepaket. Beberapa ulasan seringkali membingungkan pembaca. Mungkin kosa kata yang digunakan adalah tingkat dewa, yang menandakan memang mereka penulis kelas executive. Hal ini mampu menjadi baik apabila seorang pembaca mampu menyimpulkan makna dalam kalimat itu. Namun berbeda bila pembaca adalah seseorang yang suka bosan. Ia akan menutup lalu melanjutkan bacaannya pada kalimat seterusnya. Tapi, kekurangan itu justru menjadi tolak ukur bagi penulis pemula, apakah kita mampu membuat suatu karya yang minimal sama atau melebihi karya penulis dalam buku ini. Buku yang wajib dimliki bagi seorang hamba yang ingin mendapatkan pencerahan terbaik. Mengungkap sisi lain dari sosok ibu. ...Segalanya bagiku, mempersembahan cinta untuk wanita bergelar Ibu. JEF KENZIE ----------------------------------------------------------------------Berikut sumber dari Leutika Prio:
Deskripsi:
…Segalanya Bagiku, adalah kumpulan kisah nyata yang menginsyafkan banyak orang yang lupa akan peran ibunya sendiri. Inilah kisah sosok SEDERHANA yang MEMPERKAYA kebijaksanaan kita. Buku kecil yang bisa membesarkan hati kita. (Mataharitimoer, Blogger, Penulis Jihad Terlarang)


Membaca buku ...Segalanya Bagiku (Sebuah Antologi Kisah Kasih Ibu) karya Jazim Naira Chand dan kawan-kawan sungguh menggugah. Suguhan 30 kisah fresh from the oven adalah kisah tentang ‘Ibu Kita’, ibu dengan segala kehebatannya yang ‘membentuk’ kita. Tidak dapat tidak, kisah-kisah inspratif, edukatif, dan konstruktif tersebut adalah kaca untaian kehidupan ‘kita’ yang diceritakan teman-teman dengan ‘jiwa’. Melalui ibu kita ada dan karena ibu kita ‘menjadi’, menjadi manusia. Ibu adalah ‘cermin’ pencerahan, bukan saja dalam menatap langkah di kehidupan kefanaan ini, terlebih dalam meraih kehidupan di keabadian sebagaimana dijanjikan Allah Swt. Membaca kisah-kisah dalam buku ini, kita membaca diri, membaca hikmah-hikmah. (Ersis Warmansyah Abbas, Motivator Kepenulisan, Dosen dan Pengusaha)


Kisah-kisah ini mengingatkan saya kepada hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Saya menyadari bahwa ibu kita bukan hanya berperan sebagai ibu, tetapi juga berperan sebagai guru dan penasihat kita. Kadang kita tidak bisa menyadari bahwa kita sudah diberikan banyak nasihat, pelajaran dengan cinta. Walaupun saya mendapatkan nasihat dari kisah-kisah ini, saya tidak merasa digurui. Ceritanya mengharukan, sehingga saya mendapatkan nasihat yang berharga, terima kasih. (Asumi Iwamoto, mahasiswa Jurusan Studi Asia, Nanzan University, Japan)


Buku ini menghimpun sejuta cinta yang dipersembahkan setiap anak terhadap pengkhidmatan ibu yang tak terperi. Membacanya seakan mengumpulkan puzzle kasih yang berserak di seantero bumi, bukti cinta dari Tuhan yang dititipkan kepada manusia bergelar ibu. Penulisnya dengan cantik mematrinya di hati setiap orang, siapa pun itu. Selalau ada bentuk cinta yang unik dari setiap kisah dan itu bukti betapa kaya kasih ibu. (Ani Rostiani, Pustakawan tinggal di Garut)


‎"Luar biasa", kesan pertama setelah membacanya. Suguhan cinta serba tak biasa dalam bingkai bernama "Hati". Ada perjuangan, kasih, ketulusan, dan keikhlasan yang terbalut dalam kelembutan seorang "IBU". Bahasa nan sederhana, tapi sarat makna. Sebuah kesaksian yang layak dibaca oleh segala usia. (Endang SSn, Penulis novel Harmoni Cinta di Ujung Senja)


"Membaca buku ini seperti membaca tentang ibu kita sendiri dan meneguhkan dua hal, bahwa kasihnya memang benar sepanjang jalan serta di bawah kakinyalah terletak surga kita." (Bahtiar HS, Penulis Jejak-jejak Surga Sang Nabi dan 20 Tahun Mencari Keadilan, Founder An-Nabwah Publishing)

RESENSI 99 PESAN KERINDUAN UNTUK PRESIDEN


MERESENSI
99 PESAN KERINDUAN UNTUK PRESIDEN
(oleh sulistyowati)

Nama Pengarang        : Erpin Leader, Sakura Hinata, Sandza, dkk
 Nama Pengarang        : 99  Pesan Kerinduan Untuk Ayah
Penerbit                       : LeutikaPrio
Tahun terbit                : februari 2012
Tebal buku                  : 270 halaman
Warna buku                 : htam, hijau dan kuning
ISBN                             : 978-602-225-281-8

            Buku 99 Pesan Kerinduan Untuk Ayah ini berisi tentang 99 surat, 22 puisi dan 11 gubahan pantun yang menginspirasi. Semua karangan berisi isi hati para rakyat di indonesia kepada pemimpin besar indonesia. Salah satu karyanya berjudul “ Kapan Kami Merengkuh Pelangi Di Negeri Ini “. Karya berisikan tentang isi hati hati seorang mahaiswa yang merasa prihatin dengan kondisi bansa indonesia. Saat ini semakin banyak saja seorang anak di usia yang sangat dini harus menjadi tulang punggung keluarganya. Tanpa harus menhiraukan panasnya terik matahari. Dengan membawa alat musik yang kecil nan sederhana, bocah-bocah kecil itu berteriak dengan irama tubuh semampunya. Seorang anak yang seharusnya berlomba-lomba merengkuh bangku sekolah, nyatanya saat ini masih banyak dari mereka yang justru berbondong-bondong merebut recehan uang ditengah selipan lampu merah. Sungguh miris melihat negeri khatulistiwa dengan rakyat kecil penuh pederitaan.
            Karena itulah seorang mahasiswa S2 dari Bangkalan menyelipkan karangannya pada sebuah buku kecil ini dengan ratusan pengarang lain. Endang Ssn, mulai aktif sejak jaanuri 2011. Telah melahirkan 1 novel, 1 kumpulan cerpen, 40 antologi yang sudah terbit. Beberapa naskah lainnya dinyatakan lolos dan sedang menunggu proses terbit. Masih tercatat sebagai pekerja sekaligus mahasiswi. Tetap setia kepada keberaniannya bermimpi dan para malaikat kecil penggenap senja, sang inspirasi hidup.
            Selain pegarang endang masih banyak pengarang lain baik yang telah lama terjun maupun awam yang mengungkapkan karangan hatinya pada buku ini. Membuat buku ini semakin asyik untuk dibaca karena kumpulan karangan yang bervariasi yang memuat isi hati rakyat indonesia. Beberapa kata-kata puitis serta bermajas juga tak luput dalam setiap karaangannya. Namun kekurangan dari buku ini adalah ada beberapa karangan yang menggunakan kata-kata yang kurang pantas.
            Karena disarankan untuk membaca buku ini karena dapat menginspirasi semua pembaca untuk ikut serta dalam membantu membenahi negara khatulistiwa ini menjadi suatu negara yang lebih pantas.

Resensi “ DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut “


Resensi “ DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut “
Oleh Sulistyowati

Nama pengarang  : Ronierays
Nama karya                   : DD Elegi Seorang Penyanyi Dangdut
Penerbit                : Grafina Mediacipta
Tahun terbit                   : Juli 2004
Tebal buku           : 224 halaman
Warna sampul      : cokelat kehitaman
Gambar                : jari tangan
ISBN                    : 978-602-96889-1-7

          Affandi adalah seorang suami, ayah serta pemimpin keluarga yang bisa dikatakan sempurna. 1 anak laki-laki serta 2 anak kembar tak lantas mengurangi rasa sayang terhadap istrinya. Namun Prisyla ternyata tak sepenuhnya melimpahkan sayangnya kepada Affandi. Bahkan anak-anaknya tak jarang merindukan merindukan kasih sayang ibunya. Itulah Prisyla, ia masih saja membuka hatinya untuk mantannya Yohan setelah pernikahannya dengan Affandi selama 8 tahun.
            Hingga suatu hari Prisyla memutuskan untuk pergi dari rumah bersama Yohan. Ia tak mempedulikan lagi tangisan Bara anaknya yang menghalanginya untuk pergi. Setelah beberapa bulan hidup dengan Yohan, tak jarang ia dihantui rasa bersalah terhadap anak-anaknya. Namun itu bukan penghalang kebahagiannya dengan Yohan. Prisyla pun meelai menjajahi dunia tarik suara yang pernah ia geluti dengan di produseri Yohan.
            Suatu hari sikembar Daffa-Diffi yang mulai tumbuh besar mulai menanyakan keberadaan orang yang melahirkan mereka. Affandi yang tak tahu harus menjelaskan apa hanya mampu diam. Sementara Bara dengan nekanya mengaatakan bahwa ibunya telah meninggal saat menyelamatkan mereka di selat Bali dulu. Sikembar hanya bisa pasrah dan tak jarang mereka selalu mengirimkan do’a kepada ibunya.
            Disisi lain Prisyla mulai menemukan jati dirinya kembali sebagai penyanyi dangdut. Sampai 3 asisten pun telah disiapkan oleh Yohan untuknya. Namun Affandi, ia hanya bisa menatap indahnya wajah Bara saat tidur ketika ia merindukan istrinya.
            Affandi tak mau terlarut dalam kesedihannya. Ia ingin menunjukkan kepada Bara, bahwa ia ayah yang kuat. Affandi kini pun sudah sukses dengan usaha rumah makan Banyuwanginya. Bara pun membantu ayahnya. Hingga suatu hari, Prisyla memperoleh perlakuan dari Yohan yang membuatnya larut dalam kesedihannya. Dan itu membuatnya sadar bahwa Affandi merupakan laki-laki yang paling baik yang pernah ia temui. Prisyla berfikir untuk meminta maaf kepada Affandi. Ia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari keluarga Affandi.  Hingga akhirnya, Prisyla pun menemukan keberadaan usaha Affandi. Namun di tempat itu yang ia temukan adalah seorang remaja laki-laki yang sudah pati ia yakini sebagai Bara. Bara pun yang melihat terkejut ketika melihat seorang artis yang tak lain adalah ibunya sendiri datang ke restaurannya. Hingga beberapa pertemuan pun ia lakukan tanpa sepengetahuan Affandi.
            Suat hari tanpa sepengetahuan Bara, dengan lancangnya Prisyla menemi Affandi. Affandi terkejut tak dapat berkata apa-apa. Sementara Daffa-Diffi sangat senang karena mengganggap artis idola mereka ternyata mengenali ayahnya. Ternyata pertemuan itu membuat Affandi sedih. Hingga ia sakit jantung yang dideritanya kambuh. Tanpa diketahui siapa pun ternyata Affandi telah meninggal. Paginya, Daffa yang membuka pintu kamar Affandi dan mendapati ayahnya terbujur kaku. Daffa berteriak membuat seluruh isi rumah termasuk Bara mendatanginya. Dan betapa sedihnya mereka.
             Selang beberapa hari prisyla datang. Namun Daffa-Diffi yang mengetahui yang sebenarnya telah benci terhadap Prisyla. Namun Bara berusaha menjadi dewasa dalam masalah ini. Setelah semua masalah Prisyla memutuskan untuk pergi dari rumah.
            Ronierays bukanlah siapa-siapa. Bukan anak pujangga atau anak dari keluarga seni. Berawal dari hobby menulis untuk mengisi waktu senggang, akhirnya selesailah DD. Walaupun sebelumnya ia ditolak oleh beberapa penerbit.
            Novel ini sangat baik untuk dibaca. Banyak sekali hikmah yang bisa diambil dari kisah nyata ini. Kata-kata yang digunakan juga terlalu rumit.
           Namun kekurangannya pemakaian majas. Disarankan bagi semua untuk embaca novel ini selain untuk hiburan, dapat diambil hikmah dari kisah ini.

Resensi “ Menjadi Pembelajar Sejati “


Resensi “ Menjadi Pembelajar Sejati “
Oleh Siti Nur Rachmawati


Nama pengarang  : Purnadina
Nama karya                   : Menjadi Pembelajar Sejati
Penerbit                : Grafina Mediacipta
Tahun terbit                   : April,2010
Tebal Buku          : 228 Halaman
Gambar                : seorang bayi memegang buku
Isbn                      : 978-602-8597-28-9


Ingatlah Teman ; Kegagalan Bukanlah Akhir dari Segalanya

Semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Apalagi orang yang sudah sukses. Memang kegagalan merupakan hal yang paling di takuti bagi semua orang. Makanya, banyak dari mereka yang menyerah dahulu sebelum mencoba. Namun, pahitnya sebuah kegagalan akan berakhir dengan manis apabila kita tidak mau menyerah. Kesalahan terbesar kita adalah ketakutan untuk melakukan sebuah kesalahan, sehingga kita hanya bisa terdiam dan tidak mau melakukan sesuatu. Orang yang sukses adalah mereka yang telah menghadapi banyak kegagalan di sebelumnya.

Kelemahan Adalah Pemicu Semangat

Di jman sekarang anak-anak sekolah dapat dibagi menjadi 3, yaitu:
Pelajar sejati, yaitu pelajar yang tahu kelemaha dan cara mengatasinya.Jadi buatnya tidak ada cerita jatuh ke dalam lubang yang sama.
Pelajar yang tahu kelemahannya, tetapi tidak tahu cara mengatasinya.Jadi dia bisa jatuh ke dalam lubang yang sama,tetapi dia juga bisa menghindar. Kemudian jatuh lagi.
Pelajar yang tidak tahu dan tidak mau tahu kelemahan dan tidak tahu cara mengatasinya.Tipe pelajar yang nomer tiga ini merupakan tipe pelajar yang hidupnya hanya main-main saja dan tidak jelas tujuannya. Dan termasuk tipe orang  yang masa depanya suram.

Untuk menjadi tipe yang nomer satu, kuncinya tentu saja dengan modal ketekunan dalam bekerja dan belajar. Apapun persoalannya,  pasti akan ada jawabanya. Jadi, kesempurnaan berasal dari titik dimana kita merasakn ketidaksempurnaan itu.

Nikmatilah Hidup Penuh Dengan Masalah

Masalah selalu datang secara tiba-tiba, dan mampu merubah semua hal indah menjadi hal yang penuh kegundahan. Banyak orang  yang  ingin terbebas dari masalah yang membuatnya cemas. Namun, kesuksesan tidak harus dilihat sebagai tidak adanya masalah dan kecemasan. Seorang manusia akan di naikkan derajatnya apabila dia mau dan pernah menghadapi suatu permasalahan. Apalagi kalau masalah itu sangat berat untuknya. Hidup tanpa adanya masalah, seperti air yang mengalir. Selamanya akan menjadi manusia yang biasa-biasa saja dengan jlan hidupnya yang sangat biasa.
Manisnya kesuksesan tidak akan kita nikmati apabila kita tiak pernah merasakan yang namanya kepedihan dan kecemasan. Serta mau menghadapinya dengan segenap kekuatan yang kita miliki.

Tidak Ada Ruang bagi Orang Pesimis

Sikat pesimis mampu merusak sistem mental seseorang atau banyaknya syaraf-syaraf yang tidak berfungsi normal. Sama halnya dengan narkoba. Pesimis bisa menjadi musuh dalam selimut bagi kita, karena ia mampu menghancurkan harapan dan menyurutkan langkah kita untuk mencapai suatu kesuksesan. Jika semakin lama berfikir negatif dan pesimis, kesuksesan akan semakin jauh dari kita. Jadi kita akan menjadi kalah sebelum mencoba.
Sikap pesimis mampu mampengaruhi diri sendiri, tapi juga kepada orang lain.  Karena selain meremehkan diri sendiri, ia juga meremehkan orang lain. Terkadang keistimewaan yang kita miliki bisa mendatangkan godaan untuk diri sendiri. Apalagi kalau orang lain tidak mau menerima keistimewaan kita. Alasanya tuntu saja mereka merasa iri karena tidak bisa seperti kita. Para pemenang adalah mereka yang selalu melihat sisi positif dala segala hal. Jadi kita harus memiliki kekuatan untuk tidak menunjukkan keistimewaan itu.

Buku ini sangat cocok untuk dibaca semua kalangan, khususnya bagi para pelajar. Karena mampu memberikan motivasi tersendiri bagi para remaja tersebut. Apalagi di usia-usia pelajar seperti ini pasti sering  menghadapi masalah-masalah yang sulit untuk ia pacahkan. Selain itu, buku ini juga menggunakan bahasa yang mudah untuk di terima.Namun sayangnya, contoh yang digunakan terlalu banyak.

RESENSI: Kunci Pribadi MANTAB


Terbit: Juni 2010
Tebal: 252 halaman
Harga: Rp. 40.000,00
Penulis:  Diki Ahmad Zaman

Deskripsi:

“Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk menjadi sosok yang dikenang, meninggalkan kenangan manis, dan nama harum ketika meninggalkan dunia ini. Setiap orang pastilah menginginkan hidup yang sempurna, memiliki uang yang lebih, waktu yang tak mengekang, kesehatan yang prima, cinta yang berlimpah, kebebasan yang tak terbatas, dan kebahagiaan yang terus mengalir. Tetapi, bagaimana cara mewujudkannya?” demikian kutipan buku syarat akan motivasi ini.
Diki Ahmad Zaman (penulis) mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap segala hal. Kepekaan itulah yang akan memberikan poin-poin plus dalam jiwa kita. Dalam Kunci Pribadi Mantap, penulis banyak bertutur tentang pengalamanannya. Cerita-cerita yang dia suguhkan, membuat buku setebal 274 halaman ini terkesan mengalir.

“Buku ini adalah ‘kumpulan inspirasi, arah, dan langkah motivasi hidup’ bagi setiap anak manusia yang ingin berhasil dalam hidupnya. Dimulai dari inner inspirasi, lalu dilanjutkan dengan memahami makna hidup, menentukan identitas diri, diikuti memunculkan keinginan, dan akhirnya mengekspresikan dan menikmati hasil. Saya dapat membayangkan, betapa indah dan bermaknanya hidup. Juga memberi kesemarakan dalam kehidupan anak manusia untuk mencapai hidup maksimal, sukses, bahagia, dan damai. Salam power—your power is yourself.”
SARFILIANTY ANGGIANI, S.E., M.M., M.B.A., Motivator Nasional & Pengarang Buku National Bestseller 8 Kekuatan Keunggulan Diri, Jakarta
(Website Leutika)

Beberapa pelajaran yang menjadi sorotan saya dalam buku ini, tertuang pada tiga pembahasan yang bagi saya sangat menarik sekali. Berikut ketiga ulasannya:

1. YAKIN

Untuk mendapatkan kesuksesan seseorang harus memiliki keyakinan dan optimisme.
Kelebihan dari pembahasan ini adalah:
Membuat seseorang dalam berbuat atau melakukan sesuatu penuh dengan semangat, percaya diri serta energi posotif yang mengendap didalamnya mampu tersampaikan dengan baik.

Kekurangan:
Apabila seseorang terlalu yakin dalam melakukan sesuatu, seandainya gagal akan menyakitkan dan kecewa. Perlu diberikan langlkah alternatif dari ulasan apabila suatu keyakinan harus pupus oleh yang namanya kekecewaan.

2. MASTER KEY TO SUCCESS

Mata, mulut, dan telinga merupakan alat/kunci untuk menambah wawasan pengetahuan. Oleh karena itu jangan mengabaikan salah satunya.

Kelebihan:
Mata digunakan untuk melihat kebaikan
Mulut digunakan untuk berbicara kebaikan
Telinga digunakan untuk mendengar kebaikan
Maka dari itu gunakanlah semua itu dengan baik dan jangan di salah gunakan ke hal-hal yang tidak baik.
Apabila mata, mulut, dan telinga digunakan hal yang tidak baik maka hasinya juga tidak akan baik.
 Suatu statement yang menurut saya menyegarkan sekali.

Kekurangan:
Saya masih belum bisa apa kekurangan yang ada di dalam uraian ini.

3. MASA LALU

Masa lalu yang sulit terlupakan oleh seseorang merupakan peristiwa yang sangat berkesan bagi seseorang. Pengalaman merupakan guru yang terbaik untuk meraih kesuksesan.

Ø Masa lalu dapat di jadikan pedoman untuk masa depan
Ø Masa lalu merupakan cermin kehidupan seseorang

Kelebihan:
 Saya paling senang uraian masa lalu ini, berkaitan erat dengan latar belakang saya yang sering enggan berpijak dari dunia masa lampau. sangat cocok dari berbagai ulasan yang ada.

Kekurangan:

Tidak menjelaskan bagaimana menghilangkan trauma masa lalu yang sebenarnya setiap orang kadang sulit meninggalkan ingatannya.
KESIMPULAN:
Buku ini sebenarnya sangat cocok untuk semua kalangan, baik dunia orang tua, remaja maupun ababil-ababil yang masih terbilang perlu dan terus membutuhkan motivasi seperti yang ada di dalam biuku ini. Gaya penulisan  Diki Ahmad Zaman sangat mengalir dan tidak dibuat layaknya menggurui. Sangat pas bagi pecinta buku untuk menambah koleksi benda kotak manisnya.
==================
Fajrin Ilmiyah

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites