Translate

Quotes

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
(Pramoedya Ananta Toer)

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 April 2012

LOMBA SURAT UNTUK DAHLAN & JOKOWI


Masih segar dalam ingatan ketika Dahlan Iskan, mentri BUMN ‘mengamuk’ di pintu Tol. Beritanya menyebar secara luas dan berhasil menjadi trending topic di berbagai social media. Spontanitasnya dianggap pro-rakyat. Sebelumnya, Dahlan Iskan memang sudah cukup terkenal dengan pribadi sederhana seperti menggunakanan fasilitas KRL dan ojek. Pengawal pribadi-pun hanya satu. Nama Dahlan Iskan disebut-sebut pantas menduduki jabatan presiden.

Sosok lain yang tak kalah populer adalah Jokowi. Seorang pengusaha Meubel asal kota Solo yang berhasil menjadi walikota dalam dua periode ini juga mempunyai pembawaan sederhana. Jokowi tak pernah mengambil gajinya sebagai walikota. Daftar panjang kesuksesannya seperti relokasi PKL tanpa kerusuhan dan renovasi pasar besar-besaran membuatnya menang mutlak (lebih dari 90%) pada pemilihan kedua. Bahkan saat ini beredar wacana pencalonan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut membuktikan bahwa rakyat mulai memiliki harapan terhadap masa depan bangsa ini.

Yuk!! Ikuti event Lomba Menulis Surat Untuk Dahlan & Jokowi yang diadakan 1-30 April 2012. Kalian bebas menuliskan aspirasi untuk kedua sosok kharismatik itu. Kalian bisa menuliskan harapan, kritik, atau saran misalnya seekspresif mungkin.

Caranya?
1. Buat tulisan min 3 hlmn A4 (tidak ada batas maksimal), font times new roman 12, spasi 1,5 margin 3-3-3-3 dengan format surat. Lengkap dengan tempat dan tanggal penulisan.
2. Satu surat untuk satu orang. Pilih salah satu, Jokowi atau Dahlan Iskan.
3. Satu peserta hanya boleh mengirim maksimal 2 surat.
Tulis biodata lengkap di bagian bawah surat. Nama, alamat, email, tmpt tgl lahir, profesi, dan no Hp yg bisa dihubungi. Boleh dilengkapi foto diri. Informasi yang sangat pribadi seperti alamat dan no HP tidak akan dicantumkan dalam buku pemenang lomba.

4. Kirim ke eventleutika@hotmail.com dengan SUBJEK: LOMBA SURAT UNTUK DAHLAN & JOKOWI sampai 31 Mei 2012.

Download Banner Lomba, dan informasi mengenai lomba ini. Upload di akun FB masing-masing peserta dan tag 25 orang teman.
Naskah yang persyaratannya TIDAK LENGKAP atau TIDAK SESUAI FORMAT (termasuk Subjek email) akan DIDISKUALIFIKASI.

HADIAHNYA?
Untuk 30 naskah terpilih akan diterbitkan oleh LeutikaPrio. Masing-masing pemenang mendapat PAKET BUKU Senilai Rp 150.000,- dan voucher penerbitan Senilai Rp 250.000,- yang dikirim segera setelah pengumuman pemenang menyusul.

Jumat, 03 Februari 2012

UNDANGAN TERBUKA ANTOLOGI PUISI 100 PENYAIR UNTUK PELACUR (DL 10 Februari 2012)

Seringkali kita menganggap bahwa seorang pelacur adalah mereka yang tak berbudi, bernaluri hewani, bahkan tak punya harga diri. Sebuah pertanyaan yang harus kita garis bawahi dan jawab bersama; apakah mereka (yang mengatakan pelacur sama dengan hewan) lebih baik dari seorang pelacur? bagaimana bila mereka berada dalam posisi sebagai seorang pelacur?

Pelacur juga punya hak hidup, menyampaikan aspirasi, dan bersosial dengan yang lain. lantas apakah kita akan bisa menerima mereka dalam hidup ini kalau kita meng-klaim bahwa mereka adalah segerombolan hewan yang berwajah manusia.

Berangkat dari itulah kami dari Komunitas Sanggar Gladakan mengundang teman-teman dalam antologi puisi 100 PENYAIR UNTUK PELACUR. Mari kita angkat martabat saudara-saudara kita itu dari kaleng-kaleng paradigma kotor, stigma-stigma negative yang memvonis sebagai sampah masyarakat. Dan mari kita sandingkan mereka sejajar dengan kita.


Ketentuan Umum:
  1. peserta adalah mereka yang peduli terhadap masalah-masalah sosial
  2. tidak ada batasan usia dan jenjang pendidikan
  3. terbuka untuk umum baik penulis dalam negeri maupun luar negeri
Ketentuan Khusus:
  1. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik & online.
  2. Puisi tidak sedang diikutkan dalam sayembara atau sudah diterbitkan dalam antologi lainya.
  3. Puisi adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan atau plagiat.
  4. Puisi minimal satu kata.
  5. Naskah diketik dengan komputer di atas kertas A4 dengan jarak spasi 1,5. Times New Roman, panjang naskah maksimal 2 halaman.
  6. Peserta menyertakan biodata narasi dan alamat lengkap yang ditempatkan pada bagian akhir puisinya, serta foto terbaru di file terpisah (di attach file kirim email).
  7. Memiliki akun FB dan memposting info undangan ini di catatan FB masing-masing dengan mengetag teman minimal 25 teman beserta Komunitas Sanggar Gladakan Tuban.
  8. Peserta hanya boleh mengirim maksimal 3 pusi terbaiknya.
  9. Naskah di kirim ke email: sanggargladakan@yahoo.co.id dengan subjek email:PUISI_AKU DAN PELACUR
  10. Naskah dikirim paling lambat 10 Pebruari 2012 pukul 23.59 WIB.
  11. Pengumuman puisi terpilih pada tanggal 15 Februari 2012.
  12. Panitia hanya mememilihl 2 puisi terbaik dari masing-masing penyair.
  13. panitia hanya memilih 100 penyair yang akan dibubukan oleh panitia.
Tema Puisi:
Pelacur; mereka sama dengan kita.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites